8+ Contoh Usaha Startup Mahasiswa & Tips Memulainya

Jika kamu seorang mahasiswa yang tertarik untuk terjun ke dalam usaha startup, maka beberapa contoh ini sangat tepat untuk kamu baca. Pasalnya, saat ini usaha startup memang cukup populer dikarenakan basisnya yang menggunakan bantuan teknologi. Beberapa contoh usaha startup mahasiswa ini juga telah berhasil dikembangkan.

Hal ini tentu saja tidak bisa lepas dari banyaknya inkubator-inkubator yang sudah ada di Indonesia sebagai tempat atau wadah untuk merealisasikan ide-ide cemerlang dari mahasiswa. Selain itu, kamu juga bisa menjadikannya sebagai referensi contoh untuk menemukan ide baru dalam usaha startup.

Apa Itu Startup?

Sebelum membahas lebih dalam, tentunya kamu harus tahu dulu pengertian dari startup. Kata startup berasal dari bahasa Inggris yang artinya baru saja dibangun atau dirintis. Adanya makna ini membuat startup memiliki penjelasan sebagai usaha rintisan yang berada di fase pengembangan.

Umumnya, perusahaan ini menggunakan bantuan teknologi dalam menjalankan bisnisnya. Adapun contoh perusahaan startup yang cukup populer di Indonesia adalah Gojek, Tokopedia, Bukalapak hingga Traveloka. Keempat perusahaan ini tergolong perusahaan startup dengan value yang cukup besar.

Baca juga: 10 Perusahaan Startup Indonesia Terpopuler

Peluang Usaha Startup

Pesatnya perkembangan zaman yang diiringi dengan kemajuan teknologi, membuat peluang dari usaha startup tergolong cukup lebar. Hal ini juga selaras dengan tujuan usaha startup yang biasanya untuk memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas ataupun mengatasi masalah umum yang sering terjadi.

Ditambah dengan pemikiran inovatif dari mahasiswa menjadikan usaha ini sangat layak untuk dicoba. Meski banyak orang yang beranggapan bahwa bisnis startup memerlukan biaya yang besar, tidak menutup kemungkinan bagi kamu dalam memulai usaha tersebut.

Baca juga: Mengenal Peluang & Cara Merintis Startup

Contoh Usaha Startup Mahasiswa

Mahasiswa saat ini memang cukup tertarik dalam menjalankan usaha startup mengingat perkembangannya yang cukup menjamur di Indonesia. Meski demikian, kamu tetap perlu mencari ide yang tepat agar usaha startup ini bisa berjalan secara lama dan berguna bagi banyak orang.

Berikut ini beberapa contoh usaha startup mahasiswa yang bisa kamu jadikan referensi.

1. Aplikasi Kos-kosan

Contoh pertama untuk usaha startup mahasiswa adalah mendirikan aplikasi kos-kosan. Aplikasi ini tentunya akan menjadi jawaban bagi mahasiswa yang memiliki domisili jauh dari kampus atau universitas.

Selain itu, saat ini banyak kos-kosan yang mungkin belum diketahui mahasiswa dikarenakan minimnya marketing ataupun ketidaktahuan pemilik dalam proses iklan digital. Tentunya saja aplikasi ini akan menjadi penghubung antara mahasiswa dan pemilik kos dalam mempertemukannya.

2. Jasa Cleaning Service

Cleaning service menjadi jawaban bagi kos atau kontrakan yang telah lama ditinggalkan oleh pemilik. Kamu bisa menawarkan jasa ini untuk membersihkan tempat tinggal mereka. Tidak hanya itu, kamu juga dapat membersihkan rumah dosen atau pengajar jika mereka memiliki waktu yang terbatas.

3. Aplikasi Thrift Shop

Bagi mahasiswa yang memiliki banyak baju ataupun barang bekas lainnya dan memutuskan untuk pindah tempat, maka akan merasa kesulitan untuk membawa barang tersebut. Terlebih lagi jika barang tersebut tidak dibutuhkan lagi.

Kamu bisa membuar solusi sebagai marketplace yang menyediakan tempat untuk mahasiswa dalam menjual barang tersebut. Menariknya lagi jika barang tersebut nantinya akan dibutuhkan kembali oleh mahasiswa baru, seperti pakaian satu set putih ataupun barang lainnya.

4. Aplikasi Sewa Motor dan Mobil

Bagi kamu yang memiliki kendaraan, namun jarang untuk digunakan dalam bepergian, maka usaha sewa mobil untuk mahasiswa ini layak dicoba. Pasalnya, banyak mahasiswa yang tidak memiliki kendaraan karena mereka berpikir bahwa jarak antara kos dan kampus sangat dekat.

Meski demikian, mereka tetap memerlukan kendaraan untuk bepergian dengan tujuan di luar kampus. Kamu bisa menyewakan kendaraan tersebut untuk mereka dengan harga yang sesuai.

5. Aplikasi Sewa Alat Camping

Pasti saat kamu kuliah memiliki banyak teman yang hobinya bertualang. Jika iya, maka aplikasi ini bisa kamu kembangkan untuk membantu mereka dalam menyewa alat untuk perlengkapan ketika bertualang.

Terlebih lagi jika kamu termasuk ke dalam organisasi MAPALA atau Mahasiswa Pencinta Alam, tentu saja aplikasi ini akan banyak dipilih untuk membantu mereka yang mungkin tidak memiliki alat camping lengkap.

6. Aplikasi Mencari Kerja Sampingan

Biasanya, saat sudah berada di semester atas banyak mahasiswa yang mencari pekerjaan sampingan untuk menambah uang jajan mereka. Kamu bisa menjadi solusi dalam menyediakan informasi lowongan kerja secara part-time sesuai dengan domisili kampus ataupun Universitas. Jika tidak, maka kamu bisa memilih pekerjaan secara remote atau work from home dengan mengecek ketersediaan lowongannya disini.

7. Aplikasi Berbagi Makanan

Mahasiswa rantau tentunya tidak akan lepas dari susahnya mencari makan ketika uang di dompet sudah menipis. Bagi kamu yang memiliki hati besar dalam membantu banyak orang, maka aplikasi ini bisa menjadi pilihan untuk membantu teman-teman yang mungkin sedang dilanda kesulitan.

8. Aplikasi Mentor atau Mengajar

Bagi kamu yang memiliki bakat dalam mengajar, maka aplikasi ini bisa menjadi wadah bagi orang lain untuk belajar. Cukup menyajikan video dengan suara yang jelas disertai dengan contoh yang mudah, maka akan membantu banyak orang dalam menyelesaikan persoalan mata kuliah yang mungkin membuat mereka stuck.

Cara Mendapatkan Modal untuk Usaha Startup

Setelah mengetahui contoh usaha startup mahasiswa, maka kini kamu harus tahu bagaimana cara mendapatkan modal untuk menjalankan usaha tersebut. Hal ini mengingat usaha startup tentunya memerlukan modal awal yang tidak hanya sebatas ide.

Perlu diketahui bahwa pada dasarnya terdapat banyak jalan yang bisa kamu lakukan dalam mencari modal untuk usaha startup.

Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam mendapatkan modal untuk usaha startup.

1. Melalui Investor

Kamu bisa mencari investor yang bisa membiaya ide hingga merealisasikannya. Cara ini juga banyak dilakukan oleh usaha-usaha startup besar ketika mereka memulai bisnisnya. Persiapkan semuanya secara matang dan apa saja yang mungkin menjadi kendala kamu dalam menjalankan usaha startup tersebut.

2. Melalui Lomba Business Plan

Bagi kamu seorang mahasiswa, tentunya sudah tidak asing lagi dengan perlombaan business plan. Kehadiran lomba ini menjadi ajang kamu untuk mempresentasikan rancangan bisnis yang dimiliki. Biasanya, lomba ini diadakan oleh pihak kampus ataupun Universitas tempat kamu berkuliah.

3. Mengikuti Program Inkubator

Inkubator menjadi wadah bagi perusahaan-perusahaan besar dalam mencari SDM baru yang berkualitas. Pada program ini kamu tidak hanya mendapatkan pendanaan saja, melainkan ilmu dalam menjalakan usaha hingga mentoring untuk merealisasikan bisnis.

Tips Memulai Usaha Startup

Jika hanya memiliki tekad yang kuat, tentunya ini tidak akan cukup untuk kamu dalam menjalankan usaha startup. Pasalnya, bisa saja ide usaha startup yang kamu miliki telah dilakukan lebih dulu oleh orang lain. Meski demikian, kamu tetap bisa menjalankan usaha tersebut dengan mengikuti beberapa tips-tips yang ada dibawah ini.

Baca juga: 10+ Cara Membangun Bisnis dari Nol

Selain itu, tips-tips ini juga bertujuan agar ide usaha startup yang kamu miliki bisa berjalan lebih maksimal.

1. Bangun Tim yang Solid

Kamu tentunya membutuhkan orang lain dalam membangun serta mengembangkan usaha tersebut. Tanpa adanya dukungan tim, kamu mungkin akan kesulitan dalam menjalankannya. Ajak temanmu yang memiliki visi serta ide yang sama agar bisa membangun tim yang solid.

2. Terus Belajar

Terus belajar agar kamu memiliki pemikiran yang inovatif dan kreatif. Belajar tidak hanya menambah wawasan, namun juga bisa membentuk pola pikir yang semakin baik ketika kamu baru merintis usaha. Selain itu, jangan cepat berpuas diri agar kamu semakin meningkat dalam setiap harinya.

3. Carilah Mentor

Mentor yang baik akan mengajarkan kamu dalam segala hal terkait ketika merintis usaha. Kamu tentunya memerlukan mentor agar usaha yang dimiliki bisa berjalan dengan lancar serta maksimal. Adanya pengalaman yang mereka miliki dapat menjadi pembelajaran kamu untuk lebih baik.

4. Temukan Investor yang Menguntungkan

Carilah investor yang bisa menguntungkan usaha dari bisnis kamu. Cara yang paling mudah yakni dengan menemukan investor yang memiliki visi, misi serta tujuan yang sama. Pasalnya, saat ini banyak investor yang hanya bertujuan untuk menguntungkan mereka sendiri sehingga membuat bisnis kamu lama-kelamaan menjadi mati.

5. Buat Roadmap Usaha

Roadmap menjadi petunjuk bagi kamu dalam melakukan sesuatu agar tujuan yang ingin diraih bisa tercapai. Kamu perlu membuat roadmap yang jelas agar teman satu tim bisa mengetahui arah dari usaha ini selanjutnya.

Beberapa contoh usaha startup mahasiswa ini bisa kamu pilih untuk dijadikan sebagai referensi. Selain itu, kamu juga dapat menggunakan tips-tips yang ada di atas ketika ingin menjalankan usaha startup.