Mengenal Peluang & Cara Merintis Startup

Pada era serba modern ini banyak anak muda yang tertarik untuk menjalankan bisnis startup. Mereka sangat percaya bahwa bisnis ini memiliki peluang serta prospek yang sangat besar di masa mendatang. Tentunya, sebelum memulai bisnis ini kamu perlu tahu terlebih dahulu cara merintis startup yang tepat.

Merintis menjadi hal paling utama bagi kamu dalam memulai bisnis startup tersebut. Tentunya ini mengingat bahwa hampir setiap bisnis memerlukan langkah awal sebelum bisa berdiri sendiri dan menghasilkan profit atau keuntungan.

Mengenal Bisnis Startup

Startup merupakan sebutan untuk sebuah perusahaan yang baru memulai atau merintis usahanya. Selain itu, jenis bisnis ini juga sering disebut sebagai perusahaan rintisan yang sedang mencari target pasar yang tepat.

Awal mulai jenis bisnis ini dikaitkan dengan teknologi dikarenakan kata startup menjadi populer secara internasional pada era bubble dot-com. Di era industri ini pertumbuhan teknologi informasi memang terjadi sangat pesat hingga memunculkan banyak perusahaan.

Pada dasarnya bisnis startup lebih mengutamakan ide-ide baru yang diharapkan bisa memberikan solusi permasalahan bagi banyak konsumen. Terlepas dari ini semua, bisnis startup juga memiliki beberapa karakteristik seperti di bawah ini.

  • Memiliki usia perusahaan kurang dari 3 tahun
  • Memiliki modal yang cukup besar sesuai dengan pergerakan bisnis
  • Memiliki pendapatan perusahaan kurang dari USD 100.000 selama satu tahun
  • Berfokus pada pertumbuhan bisnis yang cepat
  • Menghasilkan produk yang bisa menjawab kebutuhan banyak masyarakat
  • Menerapkan sektor internet dan teknologi pada operasionalnya
  • Memiliki gaya bisnis yang adaptif sesuai dengan peluang pasar

Baca juga: 10 Perusahaan Startup Indonesia Terpopuler

Peluang Startup di Indonesia

Di Indonesia sendiri sebenarnya telah memiliki banyak perusahaan startup yang bergerak dalam berbagai sektor jasa dan produk. Terdapat 1000 lebih pelaku bisnis startup yang pertumbuhannya tergolong sangat baik.

Bahkan di beberapa tempat, bisnis ini telah memiliki komunitas tersendiri. Seperti Bandung Digital Valley ataupun Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia. Pada komunitas ini sering dilakukan program rutin inkubasi ataupun pelatihan lainnya seperti Google Gapura Digital.

Meski sudah memiliki beragam pemain, jenis bisnis startup tentunya memiliki peluang sangat besar di Indonesia. Hal ini dikarenakan bisnis startup Indonesia lebih mengarah di sektor marketplace, penyedia informasi ataupun game.

Jika kamu tertarik untuk memulai bisnis startup, maka lakukan riset secara mendalam dan menyeluruh untuk mencari celah ataupun melakukan inovasi terhadap sektor bisnis yang sudah ada sebelumnya.

Cara Merintis Startup

Mendirikan perusahaan startup bukanlah perkara yang mudah. Banyak para perintis yang jalan di tempat ataupun gagal. Tentunya disebabkan oleh banyak faktor. Namun, jika kamu berminat untuk memulainya, maka cara merintis startup ini layak untuk dilakukan.

1. Bangun Tim yang Solid dan Konsisten

Sebuah bisnis startup tentunya harus didirikan dan tim yang solid. Tanpa adanya tim ini membuat bisnis startup yang kamu jalankan sulit untuk berkembang bahkan parahnya bisa menimbulkan kegagalan.

Dalam membangun tim yang solid, dibutuhkan visi yang sama agar bisa mencapai tujuan. Kamu perlu menetapkan komitmen bahwa usaha yang akan dijalankan memiliki prospek berkelanjutan.

2.  Upgrade Kemampuan dan Jangan Puas Diri

Perbedaan yang mendasar antara bisnis startup dan bisnis usaha kecil menengah, yakni bagaimana kamu bisa berpikir kritis dan inovatif dalam menjalankan bisnis. Tidak hanya itu, kamu juga harus memiliki kemampuan untuk bisa menembus pasar baru.

Jika telah mendapatkan hasil, maka kamu tidak boleh puas dengan hasil tersebut. Teruslah cari celah-celah yang masih kosong di target pasar yang sebelumnya telah ditentukan. Hal ini dilakukan agar bisnis kamu bisa menjawab semua kebutuhan dari masyarakat.

3. Dapatkan Investor yang Menguntungkan

Kehadiran investor menjadi sangat penting dalam pertumbuhan bisnis yang dijalankan. Adanya suntikan dana ini tentunya berguna demi menjaga keberlangsungan bisnis. Cara mudah mendapatkan investor adalah menyesuaikan visi dan model bisnis yang dijalankan.

Jika bisnis yang dijalankan memiliki role model serta visi yang berbeda dengan investor, maka usaha kamu sulit untuk berkembang dikarenakan adanya tekanan. Terlebih lagi, terdapat investor yang mencoba untuk memanfaatkan nilai bisnis yang dijalankan.

4. Memiliki Mentor yang Tepat

Mendirikan bisnis startup tidak hanya bisa mengandalkan kemampuan serta pengetahuan yang kamu miliki. Kamu juga memerlukan seorang mentor yang lebih mengenal secara mendalam terkait dengan ekosistem dan cara kerja di bisnis startup.

Biasanya, pelaku startup sering gagal akibat mengabaikan masukkan dan tetap berpegang teguh terhadap idealisme yang dimiliki. Pasalnya, idealisme yang kamu miliki belum tentu sejalan dengan ekosistem yang ada pada bisnis startup yang dijalankan.

5. Selalu Rancang Roadmap Usaha

Roadmap menjadi petunjuk dalam mencapai suatu hal yang kamu inginkan. Sering kali pelaku bisnis startup gagal dikarenakan tidak adanya Roadmap ataupun timeline dalam menjalankan bisnis.

Kehadiran rancangan ini bisa membantu kamu dalam menganalisis ide-ide, melakukan riset, pertanyaan yang muncul hingga memantau jalannya pertumbuhan bisnis startup kamu.

Baca juga: 8 Cara Jualan Laku Di Tokopedia

6. Terapkan Digital Marketing

Digital marketing menjadi langkah yang paling tepat untuk mengenalkan bisnis startup kamu ke banyak pengguna. Banyak pelaku startup yang gagal akibat terlalu fokus terhadap produk mereka sehingga melupakan pemasaran yang bisa menjangkau banyak pengguna.

Cara yang tepat dalam digital marketing adalah mengandalkan sosial media, Google Ads hingga penggunaan SEO. Selain itu, kamu juga perlu mendaftarkan perusahaan ke mesin penelusuran Google agar bisa merespons masukkan ataupun sebagainya dari pengguna.

7. Percaya dengan Kemampuan

Tips terakhir dalam memulai bisnis startup adalah percaya dengan kemampuan diri sendiri dan tim. Memang sulit dalam membangun sebuah bisnis, namun bukan berarti Anda harus patah semangat ketika menghadapi suatu kegagalan.

Peluang startup tentunya sangat terbuka lebar khususnya di Indonesia. Salah satu faktor ini disebabkan oleh masyarakatnya yang selalu terbuka dengan kehadiran teknologi baru. Adanya cara merintis startup ini bertujuan agar kamu bisa lebih mudah dalam menjalankan bisnis tersebut.